PANDUAN IDUL FITRI : 1. Niatkan Yang Bersih
Idul fitri memang saat yang ditunggu-tunggu. Hampir di seluruh pelosok dunia umat Islam ingin merayakannya, mulai yang paling sederhana hingga yang super mewah. Memeriahkan Idul Fitri memang dianjurkan, sebagai wahana syiar Islam. Tetapi batas apa yang perlu kita perhatikan, agar kebaikan tidak berubah menjadi dosa semata ?
Setelah masa penggemblengan berakhir, perayaanpun dimulai. Berbagai persiapan, dari kue-kue dan hidangan sampai baju baru jadi pokok perhatian. Namun benarkah di hari yang fitri itu kita telah benar-benar kembali suci? Rasa gembira bahagia kita rasakan manakala takbir berkumandang menyambut datangnya Idul Fitri. Selesai sudah masa pelatihan yang mungkin terasa sangat berat dan begitu panjang.
1. Niatkan Yang Bersih
Luruskan niat dalam segala rencana penyambutannya, mulai mempersiapkan penampilan pribadi dan keluarga, penyediaan aneka ragam hidangan, pembagian makanan pada tetangg, silaturahmi, pulang kampung, hingga pengadaan perayaan lebaran. Semuanya mesti dicek ulang, sudahkah didasari niat yang bersih?.jangan sampai ada terselip di sana rasa iri dan dengki. Apalagi sombong. Ingin menunjukkan kelebihan-kelebihan yang kita miliki kepada orang lain. Ingin tampil ’wah’ hanya agar memperoleh pujian.
Jangan sampai pula kegembiraan Idul Fitri menjadikan kita lalai dari aturan. Padahal Islam justru menghendaki pelaksanaan syariah yang lebih baik lagi, setelah sebulan telah kita tempuh ibadah puasa menahan hawaa nafsu. Hati-hati terhadap godaan kesenangan demi kesenangan yang bisa membuat kita lupa beribadah.
0 komentar: to “ PANDUAN IDUL FITRI : 1. Niatkan Yang Bersih ”
Post a Comment