Tanda – tanda Lailatul Qadar  

Menurut Sheikh Abdul Khaliq Al-Sharrif bahwa tanda-tanda Lailatul Qadar akan ditunjukkan pada pagi harinya matahari akan memancar dan cuacanya yang agak sejuk. Sheikh Salleh Munajjid mengatakan bahwa matahari yang keluar itu tidak memancarkan cahaya. Dr. Yusuf Qardhawi mengatakan terdapat juga berbagai tanda, seperti cahayanya merah kelemah-lemahan dan pada malam itu hujan dan angin sepoi-poi, tiada bau dan tiada sejuk sebagaimana yang disebut oleh Al-Hafiz didalam Fathul Bari’.
Kata Al – Qardhawi :

Semua tanda ini tidak memberi kepastian mengenainya. Tidak mungkin ia berulang-ulang, karena malam Al-Qadar selalu berbeda-beda cuacanya dalam berbagai negara, berbeda pula waktunya. Ia mungkin dijumpai di sebuah negara Islam yang tidak putus hujannya, dan kemungkinan di negara lain yang keluarganya bersholat istisqo’ yang berdepan dengan kemarau, dan negara-negara berbeda dari segi kepanasan dan kesejukannya, naik matahari dan turunnya, kuat atau lemah pancarannya, maka mustahil untuk dapat titik pertemuan ini. Kajian ulama mengatakan : boleh di ambil malam-malam yang tertentu Lailatul Qadar itu dari sebagian manusia. Ia hanya kelihatan kepada dia seorang saja yang melihatnya. Atau menerima mimpi didalam tidur, atau berlaku (karamah) keajaiban yang luar biasa. Atau ia terjadi pada keseluruhan umat Islam agar ia menerima ganjaran kepada siapa saja yang berpeluang melakukannya. Dan Ia tidak nampak apa-apa yang berlaku. Kebanyakan ulama’ mengambil pandangan yang awal tadi.